ternak-cucak-rowo

Cara Sukses Ternak Cucak Rowo

Assalamualaikum wr wb, bagaimana kabarnya temen-temen kicau semua, semoga selalu diberikan kesehatan ya, okeh pada pembahasan kali ini SuhuKicau.Com akan berbagi tips budidaya atau yang sering dikenal dengan ternak, akan tetapi khusus untuk burung kicau cucak rowo yang saat ini sangat langka karna sudah dilindungi dan memiliki harga yang sangat tinggi dipasarannya.

Jarang sekali kita melihat burung ini dipelihara bebas, ya wajar saja karena memiliki harga yang sangat mahal. Namun untuk di Indonesia burung ini banyak anda jumpai dipulau jawa, kalimantan, sumatra, sulawesi, papua, lombok, riau, dan nias.

Cucak rowo salah satu tergolong jenis burung omnivora atau pemakan segala, baik itu serangga maupun nektar dan buah. Aakan tetapi dalam merawat dan memberikan pakan tidak cukup hanya memberikan Extra fooding tesebut, melainkan anda juga harus memberinya pakan berupa voer agar menjaga keseimbangan asupan yang baik dari kandungan gizi, vitamin dan mineral yang mudah diserap dan agar burung tetap sehat tentunya.

cucak-rowo-jantan

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam budidaya ternak burung cucak rowo ini akan kita bahas dan simak ulasan selengkapnya dibawah ini :

Usaha berhasil memelihara burung cucak rowo


Persiapan kandang

Langkah awal sebelum temen-temen melakukan ternak cucak rowo ini, adalah membuat kandang yang baik, nyaman serta aman bagi burung tersebut. Agar tidak terganggu saat proses reproduksi dan pengeremannya. Kandang yang harus anda siapkan terdiri dari beberapa jenis, kandang reproduksi untuk proses perjodohan, pengeraman hingga menetaskan telurnya. Serta Kandang Pembesaran dan pendewasaan untuk memisahkan sortiran anakan yang sudah bisa mandiri.

Baca selengkapnya :  Tips Memilih Burung Kenari AFS Prospekan Yang Bagus

Dalam satu kandang reproduksi ini hanya boleh ada sepasang indukan cucak rowo, jadi bukan maksudnya untuk dikoloni ya. Dengan ukuran kandang yang bisa digunakan para peternak lainnya sekitar panjang x lebar x tinggi = 270 x 200 x 250 cm.

Menyeleksi indukan

Jika tahapan persiapan kandang sudah selesai, berlanjut ke tahap pemeilihan indukan yang berkualitas baik untuk ditangkar (budidaya) ternak. Jika anda sudah menyiapkannya dan sudah paham membedakan jenis kelamin baik yang jantan ataupun betina setidaknya anda amati juga usia siap kawin dan kemapanannya untuk di jodohkan sudah siap atau belum ?.

indukan-cucak-rowo

Untuk mudah membedakan indukan jantan dan betina berikut ciri-cirinya :

1. Burung dengan tulang dibagian perut di dekat area kloaka, atau sering disebut capit urang jika rapet positif jantan, namun apabila renggang otomatis betina.

2. Dilihat juga dari ukuran tubuh sang jantan yang memiliki relatif umumnya lebih besar jika dibandingkan si betina

3. Gerakan loncat terbang kesana kemari, sang jantan jauh lebih gesit dan agresif dan lincah dibandingkan dengan sang betinanya.

4. Untuk bulu ekor sang jantan jauh lebih ukuran yang lebih panjang dan betina sudah pasti pendek.

Usia burung cucak rowo yang sudah siap kawin ini berkisar sekitar 1 sampai 2 tahun dengan kondisi yang sehat dan rajin untuk berkicau.

Proses reproduksi

Disini kita bahas tentang proses perjodohan secara langsung atau sepasang indukan saja, yang dimana pada sistem ini sebelumnya harus menjalani proses perkenalan terlebih dahulu yang dimana ditempatkan di tempat atau sangkar yang berbeda yang bertujuan agar dari masing-masing indukan tersebut biar kenal dulu.

Jika sudah saling mengenal tidak masalah untuk mensatukannya di dalam satu sangkar (kandang ternak) reproduksi. Lama proses memperkenalkan burung pada sangkar yang berbeda memakan waktu kurang lebih sekitar 1 sampai 2 mingguan lah paling lama.

Baca selengkapnya :  Mengenal Ciri Burung Sirtu, Habitat, Makanan, Harga, Suara

Jika sudah terlihat tanda-tanda burung akrab dan tidak saling Agresif, barulah boleh disatukan di dalam satu sangkar, dan ini proses perkawinan sebenarnya yang nantinya akan mebuahi telur yang siap menetas. Namun jika telur sudah betelur biarkan saja indukan jantan dan betina yang tetap mengeraminya selama 21 hari.

Pemberian pakan

Setelah kondisi seperti ini, anda fokus pada pemberian pakan yang baik dan berkualitas saja kepada indukannya. Agar selalu sehat dan tercukupi asupan vitamin, gizi dan mineralnya untuk indukan dan meloloh anakan burungnya nanti.

Karena burung ini termasuk jenis omnivora pakan yang baik diberikan pada saat menjalani masa reproduksi disini boleh anda kombinasi dan di selang seling setiap harinya seperti : Tomat, Pepaya, Pisang, Dan Apel, dan untuk yang serangga berikan jangkrik, kroto, cacing tanah, UH (ulat hongkong).

Pastikan burung indukan jangan dibiarkan kelaparan, dikondisikan selalu kenyang dan selalu tersedia stok pakan di dalam kandang reproduksinya, minimal pakan voer yang disukainya harus ada dan tersedia.

anakan-burung-cucak-rowo

Pemasteran

Memaster burung cucak rowo ini sangatlah wajib disarankan, apabila sedang di tangkar dan pengeraman telur hingga menetas piyikan burung langsung mendengarkan suara-suara lagu isian (materi) yang kita setel setiap hari, yang pasti akan cepat merekam dan menumbuhkan karakter suara yang luar biasa nantinya apabila burung anakan sudah tumbuh dewasa nantinya.

Untuk pemasteran dapat anda gunakan burung asli seperti, tengkek buto, burung love bird, serindit dan masih banyak jenis yang lainnya yang mudah diberikan masteri kepada burung cucak rowo anakan / bahan. Atau juga anda bisa memperdengarkannya dengan suara audio mp3 yang sudah tersedia suara ocehan burung lainnya.

Demikian informasi yang dapat kami berikan seputar bagaimana cara ternak cucak rowo agar cepat berhasil. Semoga kiranya dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi temen-temen kicau semua.

Baca juga artikel lainnya :

Cara Mudah Membuat Cucak Rowo Agar Gacor

Mengenal Jenis Burung Cucak Rowo

Perawatan Burung Cucak Rowo