ternak-burung-ciblek

6 Cara Mudah Ternak Burung Ciblek

Ciblek adalah salah satu jenis burung kicauan yang biasa disebut juga dengan prenjak jawa. Burung ini memiliki ciri ciri dimana tubuhnya berukuran 13 cm dengan bulu yang berwarna cokelat kehijaun dan warna putih pada bagian leher hingga dada.

Burung ini sudah tergolong langka sehingga para kicau mania banyak yang mulai melakukan ternak burung ciblek. Berikut ini cara mudah mengembangbiakkan ciblek agar cepat bertelur.

Cara Membudiyakan Burung Prenjak Jawa


1. Menyiapkan Sangkar Untuk Ternak Burung

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan sangkar terlebih dahulu. Biasanya kandang untuk ternak burung ini memiliki ukuran 60 cm x 90 cm x 90 cm. Selain itu, perlu memberikan tamanaman semak semak agar burung ini merasa berada di habitat yang asli.

Jika anda hendak berternak lebih dari satu pasang, maka anda harus memiliki kontruksi tertutup antara sangkar yang satu dengan yang lain. Anda juga harus menjaga kebersihan kandang agar tetap steril.

sangkar-ternak

2. Melakukan Perjodohan Antara Burung Jantan dan Betina

Sebelum anda menjodohkan antara jantan dan betina, sebaiknya lakukan perkenalan dulu yaitu dengan meletakkan burung jantan dan betina di sangkar yang berbeda, dimana letak keduanya berdekatan.

Biasanya pada masa ini mereka akan selalu berdekatan saat sedang tidur dan burung betina akan selalu membalas kiicauan dari burung jantan.

Jika sudah demikian, maka itu tandanya keduanya sudah cocok dan anda bisa menempatkan di dalam satu sangkar, cara ini bertujuan agar burung saling kenal terlebih dahulu, mencegah terjadinya perkelahian apabila langsung disatukan yang melewati tahapan tanpa penjodohan terlebih dahulu.

Baca selengkapnya :  9 Jenis Masteran Murai Batu Terbaik Yang Dinilai Juri

Dan apabila sudah terlihat tanda-tanda sudah berjodoh, baru boleh disatukan di dalam satu sangkar ternak agar cepat untuk produksi dan menghasilkan telur.

penjodohan-ciblek

3. Menyediakan Kotak Sarang di Dalam Sangkar

Langkah selanjutnya dalam ternak burung ciblek adalah menyediakan kotak sarang di dalam kandang. Anda bisa membuatnya dari plastik bekas, atau dari kotak kayu yang memiliki ukuran seperti gelas.

Anda harus menyediakan rumput rumputan untuk merangsang agar burung betina cepat bertelur. Biasanya setelah bertelur, burung betina membutuhkan waktu sekitar 11 hari dan pada masa ini anda jangan sampai menganggu burung tersebut.

sangkar-kotak-ternak

4. Memberikan pakan yang Tepat

Pada saat pengeraman berlangsung, anda perlu memberikan makanan yang tepat agar telur banyak yang menetas. Ada beberapa makanan yang baik untuk ciblek diantaranya adalah ulat hongkong.

Jangan berikan pakan yang terlalu kenyang, yang nantinya burung tidak mau aktif dan bereproduksi, namun anda bisa memberikan burung ini makan sebanyak 6 ekor ulat hongkong saat pagi hari sedangkan pada siang hari berikan 1 sendok kroto dan 2 ekor jangkrik saat berternak burung ciblek. Hal ini bertujuan untuk mencegah birahi selama proses pengeraman.

Baca juga artikel terkait tentang burung ciblek :

5. Memisahkan Ciblek Jantan dan betina

Selama masa peengeraman, sebaiknya pisahkan antara burung jantan dan betina. Hal ini bertujuan agar betina tetap mau mengerami telur telurnya. Biasanya jumlah telur yang dierami antara 2 hingga 3 butir.

Setelah, ada telur yang menetas maka anda belum diperbolehkan untuk menyatukan kedua induk. Anda bisa memberikan makanan berupa potongan jangkrik atau kroto setiap satu jam sekali.

pisah-indukan

6. Penyapihan Anakan

Penyapihan tahap pemisahan dari burung anakan dengan indukannya. Setelah semua anakan sudah menetas maka selanjutnya anda harus menunggu hingga berusia 4 atau 5 hari kemudian melakukan penyapihan. Penyapihan ini harus dilakukan agar anakan tidak dibuang oleh indukannya.

Berikan makan piyik berupa kroto dan serutan kalk. Saat beternak burung ciblek anda perlu memberikan adonan voer jika anakan sudah mencapai umur 8 hari. Caranya yaitu voer yang sudah diencerkan dicampur dengan kroto atau anakan semut rangrang.

Sebenarnya cara mengembangbiakkan prenjak jawa ini cukup mudah. Hanya saja anda harus memperhatikan beberapa hal seperti pemberian makan yang tepat, menyediakan kandang yang sesuai serta pemisahan indukan jantan dan betina ketika masa pengeraman. Selain itu, anda juga harus melakukan penyapihan saat anakan berumur 5 hari.

Apabila teman-teman mengikuti tahapan-tahapan yang sudah kami jelaskan diatas, besar kemungkinan jika dilakukan dengan penuh kesabaran, ketelatenan dan mempunyai keyakinan yang tinggi pasti ternak burung ciblek anda akan berhasil dan sukses tentunya, informasi inilah yang dapat kami berikan berdasarkan pengalaman kami, semoga bermanfaat. Terima kasih.