21 Jenis Burung Langka Dan Unik Yang Ada Di Indonesia + Gambar

Diposting pada

Pada kesempatan kali ini suhukicau.com kembali akan memberikan info seputar dunia burung kicau, dengan topik bahasan tentang burung langka, yang dimana tentunya kalian masih banyak yang tidak mengetahui dan mengenal jenis-jenis burung yang jarang dijumpai, bahkan hampir punah ataupun di lindungi istilahnya endemik yang ada di indonesia ini. Penasaran ?. Yuk simak informasi selengkapnya dibawah ini :

Mengenal Beberapa Jenis Burung Unik Yang Jarang Sekali Kita Jumpai


1. Jalak Bali

jalak-baliJalak memanglah telah jadi salah satu burung celoteh primadona digolongan celoteh mania, keelokan wujud dan kicauannya yang empuk jadi daya tarik utama burung ini.

Salah satu genus Jalak yang sangat populer merupakan Jalak Bali, serupa semacam namanya, Jalak Bali ialah burung yang berawal dari bali, burung yang satu ini mempunyai julukan latin Leucopsar rothschildi, Jalak Bali ialah salah satu burung kicauan yang dilindungi. Burung ini mulai menyusut jumlahnya di alam buas sebab pencarian brutal oleh banyak orang tidak bertanggung jawab.

Kamu pula tentu ketahui kalau harga burung ini amat besar. Semacam yang dapat diamati pada lukisan diatas, Jalak Bali amat gampang dikenali dari fisiknya. Nyaris semua bulunya bercorak putih terang. Cuma terdapat aksen corak biru di daerah dekat mata, serta corak gelap di pucuk sayap, salah satu keunggulan Jalak Bali merupakan suaranya yang amat lantang, ditambah lagi dengan karakternya yang periang, alhasil kerap nampak berjoget sembari mengoceh.

2. Cucak Rowo

cucak-rowoCucak rawa yang dalam bahasa latin diucap Pycnonotus zeylanicus ialah salah satu burung pengicau yang banyak disuka oleh para penggemar burung. Walaupun populasi genus cucak rowo tengah berpangkat rentan( Vulnerable), tetapi burung cucak rawa ini terus menjadi sangat jarang susah ditemui di alam bebas, paling utama di Jawa.

Karakteristik Wujud. Burung cucak rawa( Pycnonotus zeylanicus) berdimensi lagi dengan jauh badan dari ujung catok ke ekor kurang lebih 28 centimeter. Panjang ekornya saja kurang lebih 9 centimeter. Kepala cucak rawa bercorak pucat dengan berengos gelap mencolok. Kekuasaan serta penutup kuping jingga jerami, punggung coklat zaitun serta bercoret putih. Catok sejauh 2, 5 centimeter dengan corak gelap mengkilat( berumur) ataupun bercorak kemerahan dikala tengah belia.

3. Maleo Senkawor

maleoMaleo Senkawor normal hidup di lapangan kecil serta perbukitan di ketinggian 1200 mdpl, dikala nada berbaur datang, Maleo Senkawor hendak turun ke pantai tepi laut ataupun hutan terbuka yang berpasir. Maleo Senkawor tercantum binatang dengan jenis pernikahan monogami, yang maksudnya mereka hendak senantiasa bersama pendamping sepanjang tahun.

Maleo Senkawor tidak mengerami telurnya. Mereka menelur pada lubang yang mereka bikin di pasir, setelah itu membiarkan telurnya“ dierami” oleh panas bumi serta mentari. Era inkubasi antara 60 sampai 80 hari pada temperatur 32 sampai 39 derajat, sebab kerutinan bertelurnya ini, telur amat bentang dikonsumsi oleh biawak, babi hutan, atau didapat oleh orang. Burung dengan julukan latin Macrocephalon maleo ini menyantap buah- buahan yang jatuh ke tanah serta pula serangga yang mereka temui di hutan.

4. Pleci Sangihe

pleci-sangiheDari seluruh tipe Pleci, Pleci Sangihe merupakan yang sangat sangat jarang serta rawan musnah, Burung ini mempunyai suara celoteh yang amat empuk, tetapi saat ini wajib terletak di ambang kepunahan, buat habitatnya telah amat sedikit di alam buas, apalagi saking sekurang- kurangnya Kacamata Sangihe sempat diklaim musnah.

Baca selengkapnya :  Mengenal Ciri Burung Cucak Rawis (Makanan, Harga, Suara)

Perihal ini sebab terakhir kali akademikus mengikuti suaranya merupakan pada tahun 1999 di Gunung Sahengbalira serta Gunung Sahendaruman, dikala ini diperkirakan keberadaannya di alam buas tidak lebih dari 50 akhir saja. Pleci Sangihe hidup di wilayah perbukitan yang terletak pada ketingian 700 sampai 1000 m dari dataran laut, sebab terus menjadi sempitnya lingkungan natural Pleci Sangihe, burung bernama latin Zosterops nehrkorni ini juga terus menjadi dekat kepunahan.

5. Elang Jawa

elang-jawaDiantara seluruh burung sangat jarang yang terdapat dalam catatan ini, Elang Jawa bisa jadi merupakan yang sangat terkenal. Bentuknya yang gagah, membuat siapa saja yang melihatnya tentu terpana, spizaetus bartelsi ialah salah satu burung besar yang cuma terdapat di Indonesia. Bila diamati badannya nampak atletis serta langsing, panjangnya kurang lebih 60 sampai 70 centimeter.

Karakteristik khas yang sangat mencolok dari Elang Jawa pasti saja merupakan jambulnya. Dengan seluruh karakteristik fisiknya yang mempesona itu, banyak yang memburunya dengan cara buas, alhasil saat ini cuma tertinggal sedikit di alam buas.

6. Merak Hijau

merak-hijauMerak Hijau ialah burung yang amat bagus, burung jantan berusia mempunyai jauh sampai 300 centimeter, dan terdapatnya bulu penutup akhir dan diatas kepalanya ada bulu- bulu berdiri. Sebaliknya betinnaya mempunyai dimensi badan yang lebih kecil dan tidak mempunyai penutup ekor.

Burung jantan hendak memperlihatkan penutup ekornya alhasil nampak bagus di depan betina, burung Merak Hijau ini tidak sering sekali ditemukan serta cuma dapat ditemui di pulai jawa, salah satunya merupakan di Taman Nasional tumpuan Purwo, Jawa Timur.

7. Kuau Kerdil Kalimantan

kuau-kerdil-kalimantanKuau Kerdil Kalimantan mempunyai dimensi badan yang lagi, serta mempunyai habitan asli di hutan hujan Pulau Kalimantan, kuau kerdil Kalimantan ialah merak sangat sangat jarang disaat ini.

Dimensi badan burung berusia dapat menggapai 50 centimeter, dengan pola bercak- bercak pada bulunya, salah satu pemicu berkurangnya jumlah Kuau Kerdil Kalimantan merupakan berkurangnya lingkungan natural mereka.

8. Kakatua Kecil Jambul Kuning

kakatua-kecil-jambul-kuningJenis burung paruh pendek yang satu ini dengan karakteristik khas bulu- bulu bercorak kuning ini ialah satu dari 6 genus Kakatua yang terdapat di Indonesia, tidak hanya bulu- bulu corak kuning, karakteristik khas burung ini merupakan semua bulunya yang bercorak putih.

Lingkungan natural burung catok bengkok ini merupakan hutan, tepi hutan, sampai wilayah pertanian dengan ketinggian menggapai 800 mdpl. Santapan penting Kakatua Kecil Bulu- bulu Kuning merupakan buah- buahan, kacang- kacangan, dan biji- bijian.

9. Kasuari Gelambir Ganda

kasuari-gelambir-gandaKasuari Gelambir kembar mempunyai dimensi badan yang amat besar, sampai 180 centimeter serta tidak dapat melambung, mempunyai bulu bercorak hita serta kelu, leher bercorak biru terang dengan 2 buah gelambir bergantung didepannya. Kasuari Gelambir kembar lebih besar dibanding Kasuari Gelambir tunggal.

Karakteristik raga antara jantan serta betina tidak sedemikian itu nampak, cuma saja Kasuari Gelambir kembar betina mempunyai dimensi badan yang lebih besar.

10. Gosong Maluku

gosong-malukuBila diamati sejenak Gosong Maluku nampak semacam ayam desa, dengan jauh antara 33 sampai 34 centimeter, bulu bercorak boklat, tungging putih, serta kaki bercorak coklat kekuningan. Serupa semacam namanya, Gosong Maluku berumah di sebagian pulau yang tercantum dalam Kepulauan Maluku.

Mulai dari Halmahera, Meiti, Ternate, Bacan, Buru, Boano, Menakutkan, sampai Haruku, lingkungan asli Gosong Maluku merupakan wilayah perbukitan serta pegunungan dengan ketinggian 750 mdpl. Gosong Maluku menelur dengan metode menggali petarangan di pasir di malam hari.

Baca selengkapnya :  Tips Mudah Perawatan Pleci Mabung Agar Cepat Tuntas

11. Bangau Tongtong

bangau-tongtongBisa jadi telah tidak asing lagi di kuping para hobiis celoteh kegandrungan mengenai sang cerita burung yang satu ini. Bangau Tongtong ialah burung rawa berdimensi besar yang tercantum dalam keluarga Ciconiidae.

Serupa semacam genus Bangau yang lain, Bangau Tongtong pula mempunyai leher serta kepala tanpa bulu. Persebarannya meiputi Asia Selatan, India Timur, sampai Pulau Jawa.

 

12. Mentok Rimba

mentok-rimbaMentok Rimba mempunyai corak bulu coklat berumur pada bagian badan serta sayapnya. Sebaliknya dari leher sampai kepala mempunyai bintik- bintik gelap dengan dasar putih. Mentok Rima tercantum binatang crepuscular, ataupun lebih aktif di dini hari serta petang. Mereka lazim mencari makan di wilayah perairan cetek serta rawa- rawa.

Makanannya merupakan ikan, binatang air, belukar air, dan biji- bijian. Dikala ini, keberadaannya di alam buas diperkirakan tidak lebih dari 1. 000 akhir di semua bumi.

13. Cenderawasih Merah

cenderawasih-merahSatu lagi burung menawan yang berawal dari tanah Papua, ialah Burung dewata Merah, burung ini mempunyai bulu bercorak merah dengan corak putih dibagian bagian perutnya. Paruhnya bercorak kuning, dan dibagian akhir ada 2 buah ikatan jauh bercorak kehitaman.

Serupa semacam genus Burung dewata yang lain, Burung dewata Merah pula menarik pendampingnya dengan metode meningkatkan bulu- bulunya, burung ini cuma ditemui di Papua, persisnya di Pulau Waigeo, Batanta, Gemien, serta Saonek.

14. Kuau Raja

kaua-rajaKuau Raja bisa jadi merupakan salah satu burung yang sangat tidak sering kita dengar namanya, Kita lebih bersahabat dengan Burung dewata, Elang Jawa, serta sebagian tipe burung yang lain. burung bernama latin Argusianus argus ini mempunyai badan yang lumayan besar. Jantan berusia mempunyai jauh badan dekat 120 centimeter, sebaliknya betinanya“ cuma” 60 centimeter, bobotnya sendiri dapat menggapai 10 kilogram.

Karakteristik raga yang lain yang amat gampang dikenali merupakan terdapatnya 2 helar akhir jauh. Akhir ini dapat menggapai jauh 1 m. Sebab ukurannya yang lumayan besar ini, Kuau Raja tidak dapat melambung jauh. Tetapi dibalik kekurangannya itu, Kuau Raja mempunyai keunggulan ialah larinya yang amat kilat.

Kuau Raja pula ahli dalam melompat, beralih dari satu ranting tumbuhan ke ranting yang lain. Tetapi, di alam buas burung ini lebih kerap menghabiskan waktunya di dataran tanah hutan. Kuau Raja menyantap buah- buahan serta biji- bijian yang jatuh ke tanah, tidak hanya itu, mereka pula amat senang dengan semut, siput serta macam- macam serangga yang lain.

15. Kehicap Boano

kehicap-boanoKehicap Boano ialah burung celotehan dengan dimensi badan lagi, dewasanya pada umumnya mempunyai jauh badan 16 centimeter. pada badan burung ini cuma mempunyai 2 corak saja, ialah gelap serta putih. Serupa semacam namanya, Kehicap Boano cuma dapat ditemui di Pulau Boano. Pulau di akhir baratdaya Pulau Mengerikan, Maluku utara.

burung bercorak hitam- putih ini lazim hidup di areal hutan tropis serta subtropis dengan ketinggian 150 m diatas dataran laut. burung ini luang tidak nampak keberadaannya dari tahun 1918 sampai 1991. Pada tahun 1991, segerombol periset serta pakar burung sukses memandang serta menciptakan kehadiran burung ini di Gunung Tahun, Boano. Diperkirakan kehadiran burung ini di alam buas tidak lebih dari 200 akhir saja.

16. Punai Timor

punai-timorSatu lagi burung yang masuk dalam status darurat ataupun rawan musnah, ialah Punai Timor. Punai Timor ialah burung endemik Nusa Tenggara Timur, serta cuma dapat ditemui di Pulau Roti, Sesuka, serta Timor Leste.

Punai Timor berusia mempunyai panjang badan pada umumnya 32 centimeter, mempunyai corak bulu badan dominan hijau, dan aksen gelap di akhir sayap.

Baca selengkapnya :  Download Suara Burung Murai Batu Mp3 Terbaik

17. Gagak Banggai

gagak-banggaiDengan cara performa raga, Gagak Banggai nyaris tidak terdapat kelainannya dengan Gagak Hutan, mempunyai corak menonjol gelap ujung catok sampai pucuk ekor.

Dimensi pada umumnya Gagak Banggai berusia merupakan 39 centimeter. Burung bernama latin Corvus unicolor ini ialah binatang endemik Sulawesi Tengah.

Tetapi burung ini amat tahap serta tidak banyak yang memahaminya. Gagak Banggai terkini dikenal kembali keberadaannya pada tahun 2008, serta diperkirakan jumlahnya di alam kurang dari 300 ekor saja.

18. Tokhtor Sumatera

tokhtor-sumateraSemenjak ditemui awal kali pada tahun 1916, Tokhtor Sumatera tidak sempat lagi diamati keberadaannya. Perihal ini membuat burung bernama latin Carpococcyx viridis ini luang masuk dalam catatan burung yang telah musnah. Tetapi pada Oktober 1997, kehadiran Tokhtor Sumatera tidak terencana terfoto oleh kamera pengamat di Taman Nasional Bukit Barisan.

Setelah itu status Burung Tokhtor Sumatera berganti dari musnah jadi kritis. Kehadiran Burung Tokhtor Sumatera kembali tercatat pada tahun 2006, disekitar Halaman Nasional Kerinci Seblat.

19. Trulek Jawa

trulek-jawaStatus jenis burung Trulek Jawa merupakan kritis mungkin musnah. Serupa semacam namanya, Trulek Jawa ialah burung endemik Jawa yang hidup di wilayah rawa, ambang bengawan, dan tanah berair yang banyak kubangan airnya.

Burung bernama latin Vanellus macropterus ini mempunyai dimensi badan yang tidak sedemikian itu kecil, pula tidak sedemikian itu besar. Bagian badan atas di kekuasaan dengan corak coklat.

Sebaliknya bagian kepala, leher, dada, sampai tunggir di kekuasaan corak putih dengan aksen gelap disekitar kepala. Salah satu karakteristik khas Trulek Jawa merupakan gelambir bercorak kuning diatas paruhnya.

20. Sikatan Aceh

sikatan-acehSatu lagi burung yang masuk dalam catatan nyaris musnah, ialah Sikatan Aceh. Burung ini masuk dalam catatan burung yang dilindungi, serta statusnya telah kritis( diambang kepunahan), burung yang memiliki julukan latin Cyornis ruckii ini mempunyai jauh badan 17 m, buat dewasanya.

Badan bagian atas( Mulai dari kepala, leher, sayap sampai ekor) didominasi dengan corak biru. Sebaliknya buat bagian dada, corak bulunya tergradasi dengan corak putih. Buat Sikatan Aceh betina pula dapat dibedakan dengan gampang. Pada badan bagian atas corak bulunya kira- kira coklat- kemerahan. Sikatan Aceh dapat dibilang merupakan salah satu burung sangat misterius di Indonesia.

21. Cenderawasih Biru

cenderawasih-biruBurung Cenderawasih Biru ialah burung sangat jarang yang datang dari tanah Papua. Burung bernama latin Paradisaea rudolphi ini banyak ditemui di wilayah hutan- hutan pegunungan. Biasanya hidup di ketinggian 1. 400 sampai 1. 800 m di atas dataran laut.

Serupa semacam namanya, Burung dewata Biru mempunyai berkuasa bulu bercorak biru dibagian punggung serta sayap. Sebaliknya bagian kepala, leher serta dada bercorak gelap.

Burung dewata ini terkategori salah satu tipe burung endemik serta selanjutnya ini merupakan sebagian identitas biasa burung Cenderawasih Biru:

Mempunyai corak bulu berkuasa gelap serta biru, paruhnya bercorak putih kira- kira kebiruan, kakinya bercorak abu- abu, mata bercorak coklat berumur, bila dicermati saksama, di dekat mata burung ini ada 2 buah separuh bundaran putih, dan mempunyai sayap bercorak biru jelas, alhasil amat gampang dikenali.

Demikian informasi dari jenis burung yang dilindungi dan burung langka yang kiranya dapat menambah wawasan dan semoga bermanfaat bagi temen-temen kicau mania semua.

Baca juga : Inilah Keistimewaan Burung Flamingo